Sensory Play untuk Balita: Melukis dengan Es Batu

Di kesempatan kali ini, Aku meminta Ayunda Miranti, salah satu teman sekaligus Ibu dari Anak ASI ku (Alleandra Ksatria Wicaksono), untuk berbagi salah satu cara bermain sensori atau Sensory Play sederhana di rumah untuk anak balita, yakni melukis dengan es batu warna-warni. Sederhana tetapi menyenangkan!
sensory play untuk balita

Bahan-Bahan

:

  • Air
  • Pewarna Makanan (biasanya 4 warna cukup: Merah, Kuning, Hijau, Biru)
  • Wadah Es Batu
  • Kain Putih (Bisa kain bahan Belacu atau dari sprei bekas,)

Cara Membuat

:

  1. Campur masing-masing warna dengan air.
  2. Taruh masing-masing air yang sudah dicampur dengan pewarna makanan ke dalam tempat es batu dan bekukan.

sensory play untuk anak balita umur 1 2 3 4 5 tahun

Cara Bermain

:

  1. Pastikan tempat bermain “aman” untuk basah, biasanya Aku gunakan playmat yang aman kalau terkena warna ataupun air.
  2. Ajak anak untuk duduk bersama, lalu keluarkan tray dan juga kain putih. Taruh Es batu di atas kain putih tersebut.
  3. Minta anak untuk memegang es batu tersebut, sembari menjelaskan rasa indera peraba saat memegang es batu tersebut yakni dingin. Serta jelaskan juga mengenai warna warna yang ada.

mainan sensory play es batu berwarna untuk balita

Voila! Biasanya sambil mereka memegang es batu warna-warni tersebut, mereka akan amaze dengan macam-macam warna yang menempel di kulit mereka. Setelah es batu mencair, tunjukkan pada anak tentang “hasil karya” yang dihasilkan. Bisa juga dipajang dan di bingkai lho, karena akan jadi seperti “lukisan abstrak” dari pencampuran warna tersebut 😉 Ini juga menjadi ajang untuk kita mengapresiasi anak, agar anak lebih percaya diri.

Bisa juga sediakan kertas atau karton putih, untuk coretan anak, dimana mereka bisa membuat cap tangan (dan polosnya terkesima sendiri dengan hasil cap tersebut) setelah memegang es batu. Adapun dengan kegiatan sensory play kali ini, kita dapat menstimulasi sensor / indera peraba, penglihatan, dan pendengaran.

Permainan sensori ini jujur saja bisa jadi salah satu andalan saat mengisi waktu dengan anak, karena persiapannya tidak terlalu rumit, cocok untuk Ibu Bekerja atau Ibu bekerja paruh waktu seperti Aku dan Ibu Yunda. Selamat Bermain!

Sekilas Ayunda Miranti: seorang Ibu Bekerja Paruh Waktu dan juga Ibu dari Alleandra Ksatria Wicaksono (22 Bulan). Biasa dipanggil “Ibu Yunda”, Sarjana Psikologi ini menghabiskan masa lajangnya dengan mengajar di berbagai sekolah-playgroup di Jakarta mulai dari Kinderfield hingga terakhir di Sekolah Kepompong. Sehari-hari Ibu Yunda rajin (dan telaten) mengajak Alle bermain sambil belajar dengan melakukan Sensory Play.

Dengan banyaknya pengalaman Ibu Yunda di bidang pendidikan anak usia dini, tidak diragukan lagi Ibu Yunda adalah orang yang tepat untuk berbagi pengalamannya dalam kegiatan Sensory Play disini. Cheers…! Get to know Ibu Yunda through her instagram @ayundamiranti