Inovasi Baru: Carseat Sekaligus Stroller

Finally here! Car seat yang bisa dijadikan Stroller (atau Stroller yang bisa dijadikan Car seat?). Walaupun tetap mengutamakan kenyamanan, Aku adalah salah satu penggemar konsep simple parenting. Dari dulu selalu kepikiran “Duh bagus kali ya kalau ada car seat yang bisa dijadikan stroller, kan tinggal tambahin kaki or roda gitu di bawahnya…?”. Akhirnya pada akhir tahun 2014 lalu, keluar kabar bahwa ada satu produk baby gear yakni Doona mau ngeluarin baby gear persis seperti yang dulu Aku bayangkan.

Doona infant car seat stroller ini sendiri baru diluncurkan sekitar bulan April 2014 lalu. Doona sebenarnya adalah nama produk dari merek Simple Parenting yang berasal dari Israel (never mind about the Israeli paradigm, we talk about the innovation). Detail tentang produk Doona Car Seat ini bisa dilihat disini.
stroller bayi sekaligus car seat

Jujur Aku pun belum pernah pakai, ini pun cuma sekedar iseng sharing info buat yang mungkin belum tahu, bahwa sekarang stroller and carseat game has changed. Kategori di baby travel gear pun bertambah. Di Indonesia pun sendiri sejauh ini belum pernah ketemu orang yang pakai dan yang jual pun baru lihat di beberapa online shop.

Seperti apa sih sebenernya produk ini? Untuk lebih jelasnya simak video singkatnya seperti dibawah ini

Adapun untuk review nya, beberapa orang masih kontra dengan paradigma bahwa jika bayinya masih newborn, pastinya tidak bisa terlalu lama ditaruh di car seat karena spine (tulang belakang) nya masih rentan, takut bikin bungkuk dan lain-lain. Sehingga konsep car seat – stroller ini masih diragukan.

Tetapi sebenarnya tidak ada formal warning bahwa newborn tidak boleh ditaruh di car seat terlalu lama, selama dia masih nyaman, sehat dan menggunakan back-support khusus new born tidak apa-apa. Tetapi masih banyak orangtua yang khawatir (lebih lengkap mengenai keamanan new born di car seat, baca artikel dari baby center)

However, on top of that, Aku excited ada tipe baby gear “versi baru”. Untuk Aku sendiri mungkin akan coba kalau nanti punya anak kedua (kalau sekarang nggak mungkin karena Saladdin udah gak akan muat disitu). How about you (who might) as another Indonesian parents? Dare to try?