Frekuensi MPASI Bayi 6 Bulan Menurut Dokter Anak

Fase MPASI (Makanan Pendamping ASI yang diberikan saat bayi berusia 6 bulan ke atas) adalah fase yang membuat sebagian para Ibu baru.. excited sekaligus kebingungan! Sama seperti Aku dulu. Heboh browsing dan juga tanya sana-sini pasti dilakukan.

Artikel kali ini terinspirasi saat Aku lagi bolak-balik buku catatan kesehatan Saladdin dan nemu saran jadwal MPASI dari DSA Saladdin yaitu Dr. Melanie Iskandar, SpA. Sejujurnya, sebelumnya ke dokter yang lain karena waktu itu Dr. Melanie sedang tidak praktik. Tetapi yang disarankan menurutku kurang jelas, cuma dicatat: Tim Saring, Biskuit, Bubur Susu, dengan tanpa jadwal dan frekuensi yang disarankan (I was like: hah, gimana-gimana? Nggak mudeng). Setelah minggu depannya berkunjung ke Dr. Melanie, baru akhirnya dikasih pencerahan 🙂.

jadwal mpasi bayi 6 bulan
Dari foto di atas, terlihat bahwa menurut Dr. Melanie, SpA, jadwal MPASI yang disarankan per hari nya untuk bayi 6 – 7 bulan adalah :

– 2 kali Bubur Saring
– 1 kali Buah
– 1 kali Snack

Bubur saring yang dimaksud disini adalah semacam tim saring ataupun campuran antara tepung beras + sayur/buah + kaldu yang disaring lagi karena takut masih ada partikel makanan yang kasar dan belum bisa dicerna oleh bayi kita.

Untuk menu buah pun sama, untuk bayi 6-7 bulan harus di saring lagi. Biasanya kalau dulu Aku kasih Saladdin buah Apel, Pir atau Alpukat yang dikukus lalu di blender dan dicampur ASI, baru setelah itu di saring.

Untuk snack lain yang juga disarankan adalah biskuit. Mungkin Mommies sudah familiar dengan berbagai merek biskuit bayi yang ada di pasaran. Nah biskuit tersebut tinggal dicampur dengan ASI (atau susu formula untuk Mommies yang sudah tidak memberikan ASI) lalu dilunakkan.
jadwal makan bayi 6 bulan menurut dokter anak

Jika bingung untuk pengaturan frekuensi mpasi atau jam nya, setelah bangun tidur, pagi diberikan makan berat, setelah itu selang 2 jam diberikan snack buah. Setelah bayi bangun tidur siang, diberikan ASI lalu selang 2 jam diberikan makan berat lagi, baru malamnya diberikan snack biskuit. Perlu diingat bahwa bayi usia 6-7 bulan masih menggantungkan asupan nutrisi nya via ASI, jadi kalaupun masih dalam proses adaptasi ke makanan (misalnya si bayi tidak terlalu nafsu makan walaupun menu sudah digonta-ganti), it is absolutely OK 🙂.

Aku ingat dulu Saladdin umur 6 bulan selama 3 minggu awal = Tidak mau makan. Nightmare! Sepertinya memang dia keasikan “menyusu” ASI dan sedikit malas untuk membuka mulut dan makan dari sendok. Setiap bayi memang beda-beda, nanti juga ada masa-nya dia semangat makan.

Lebih lanjut lagi, jika dilihat dari catatan Dokter Melanie di atas, jika bayi sudah mencapai usia 8 bulan, frekuensi makan “berat” nya ditambah menjadi 3 kali sehari, dengan frekuensi snack buah dan biskuit tetap sehari 2 kali.

Nah sekarang tinggal atur menu per hari nya aja deh, dengan tetap mengikuti prinsip di atas.. Wishing all Mommies the best luck for this MPASI step! Xoxo..